Text
HUBUNGAN KOMUNIKASI TERAPEUTIK PERAWAT DENGAN KEPUASAN PASIEN
ABSTRAK Masyarakat masih memanfaatkan klinik dan puskesmas untuk pelayanan kesehatan rawat inap. Dapat dikatakan, tingkat ketidakpuasan terhadap layanan komunikasi terapeutik di rumah sakit pemerintah dan swasta baik rawat inap maupun rawat jalan terus meningkat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah tingkat kepuasan pasien di ruang rawat inap ada hubungannya dengan kualitas komunikasi terapeutik perawat. Chi kuadrat adalah uji statistik yang digunakan, dan teknik sampel yang digunakan dikenal sebagai purposive sampling. Sebanyak 42,8% peserta menyatakan kepuasan terhadap temuan analisis univariat, sementara 57,2% menyatakan ketidakpuasan terhadap hasilnya. Setelah dilakukan analisis bivariat diketahui nilai p value sebesar 0,0001 yang berarti terdapat hubungan yang cukup besar antara komunikasi terapeutik perawat dengan derajat kepuasan yang dirasakan pasien rawat inap. Oleh karena itu, rumah sakit harus mampu melaksanakan monitoring atau pengawasan terhadap penerapan komunikasi. Perawat harus lebih fokus pada komunikasi terapeutik ketika memberikan layanan kesehatan kepada pasien, dengan fokus utama pada tahap awal pengobatan. \\r\\n\\r\\nKata kunci: kepuasan pasien, komunikasi terapeutik, perawat
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain